Selasa, 05 Agustus 2008

(SHARE) 100% Benci. Jadi Cinta ? "Love is Battlefield”


Banyak kisah
tentang pertemuan pertama cinta te
man/klien/sdr/kita pada pasangannya masing-masing.  Contohnya klien wedding gue Indy & Kiki yg akan nikah akhir Agustus nanti.

Hasil bincang pas pertama jumpa, mereka gue ajukan pertanyaan, dimana pertama kenal?.....
Kiki (cowok) menjawab….hobbynya main game online tema perang.  Pada suatu seri “Battlefield 2” memiliki kisah yg tak terlupakan olehnya.......

Seringnya dia unggul dalam game tsb, salah satu kepiawaiannya, cepat menganalisa dan membunuh musuh yg lemah…..tak disangka Indy lah salah satu korban yg berulang-ulang terjadi......huahuahuahua 

Kisah berlanjut, Indy mulai mengkomunikasikan ke dia...bahwa, Indy sebel, benci dan complain bercampur jadi satu, dan dengan penasaran  tentunya..."napa seeeeh gue di “bunuh” terus dalam game ini ama looo" katanya singkat ke Kiki….

Happy endingnya, Kiki dan Indy yg sebelumnya musuhan di game tsb, mulai berkomunikasi, dan Kiki menebar jurus/tips bermain yg ok….sekalian juga tebar pesona…huahuahua

Berikut kutipan Kiki :


The Battlefield 2 Online is the Computer game
where we met @ the 1st time…


The game is about capturing enemy flag,
more flag we capture more point we gained,
but the flag is doesn’t come easily… 
In this game we should work together with other online friend,
and capture the enemy team flag with force…


And by the time we counter each other, kill e
ach other…
throwing grenade each other…
We play our favorite role together…

Until we found that we are better at creating a family
than killing each other!
And here we are at Indy and Kiki’s marriage.
For the people who don’t know about us in the past,
we’ll tell you some of our Combat style…

(kiki 08-2008)



Ini sebagian realisasi saya untuk menyenangkan mereka  (motret
minggu lalu), momet unik tak terlupakan tersebut……"Battlefield 2"....
disamping foto casual, romance dan panorama lainnya di salah satu halaman album prewedding mereka….
memori per
tama jumpa mereka, berakhir bahagia......



bergaya foto cover DVD 
model : Indy & Kiki




halaman profile
model : Indy & Kiki




aksi 01
"together forever"
model : Indy & Kiki




aksi 02
"last man standing"
model : Kiki






"Kiki VS Indy"
model : Indy & Kiki





"Tips & Trik Kiki"
model : Indy, Kiki & Mac gue :)




...“Love is Battlefield”...






foto dan "oldig" by nickodarwis
lampu : murmergus dkk.
equipt. : bg putih, stang bg 1 bar dan ir trigger
wardrobe & gun : koleksi “manten”.
materi foto lainnya : backround api dan kendaraan dari copy stock foto.


"Behind The Scene" special tx to Indy & Kiki (manten 2008)

 



Minggu, 27 Juli 2008

(SHARE) Problem Kecil di Job Motret Wedding Gue (nggak ngaruh ke hasil)

 
Beberapa saat lalu, (12-13 Juli 2008) gue ada job motret di Tegal, ada "problem kecil" selama pemotretan.  Ada "preman kecil" di pelaminan, banyak ketangkep kamera gue pas foto-foto bersama.



-------------------------------------------------------------

begini ceritanya...

pelaminan ada yg kuasai (lihat yg lingkar merah ?)



 foto bersama (ada tuh preman)



 tuh preman ada lagi


 neh lagee


 pas motret, gue baru ngeh...kok ada tuh anak terus
mau diusir takut, siapa tahu dia adiknya yg manten ?



 dan tamu yg motret bareng pun, yakin gw...pengen nolak/usir,
tapi takut ini, siapa tahu adik yg manten juga ?...huahauhauhua



akhirnya ada juga tamu yg berani usir
soale tuh preman mulai bawa temen tuh untuk ikut foto bareng xixixi






akhirnya tuh preman cilik "diamankan" pihak keluarganya setiap foto bersama



Yaaaa...begitulah "problem kecil" oleh preman kecil tersebut.
Selama nggak menjatuhkan lampu studio atau bergelantungan di tripod kamera gue, di anggap refresing/fun dan kesan manis saja huahuahau

oh ya disini gue pakai lampu TR 500w 1 unit dan payung 1.   Kebetulan aulanya tinggi 4-5m rata, jadi bisa gue bounching dikit ke plafon, lampu TR 500w 1 unit lagi gue pakai di aula lainnya dgn posisi sama.

candid tersebut sempat gue sharing ke FN klik ini:
fotografer.net

ada temen yg sms gw, bilang "nick, gagal dong pemotretan lu?"
gue jawab " ya usahakan nggak lah bro, kita ada tanggung jawab moral untuk memberikan hasil yg terbaik lahh".

Nih gue mencoba sharing salah satu contoh album job wedding gue di Tegal tsb (yg disetujui klien), konsep, foto, oldig oleh gue, lay out banyak terispirasi oleh temen-temen juga

Gaya Desain ini hasil diskusi dan kemauan klien Tegal tsb, bukan pola tetap bagi gue (bertujuan mengilangkan komplain waktu ngasih albumnya ke klien)

Ini sebagian dari satu album dari 3 album yg di kasih ke klien Tegal tsb




halaman 01


 halaman 02 & 03



 halaman 04 & 05




 halaman 05 & 06




 halaman 07 & 08




 halaman 09 &10





 halaman 11 &12






 halaman 13 &14



ini lagi....


udah ahhh....

special tx to nazzla dan heri (manten)

Problem Kecil di Job Motret Wedding Gue (nggak ngaruh ke hasil)...huahuahauhau

feel free aja ya....


NB :
blog ini hasil migrasi dari multiply.com yg tutup operasi di awal 2013

Minggu, 25 Mei 2008

(SHARE) Fungsi Honeycomb dalam Konsep Cahaya pada Studio Lighting

Tuhan memang maha kuasa, menciptakan banyak keajaiban dan keindahan dalam dunia ini untuk kita nikmati dan sumber ispirasi.

                               sumber foto : repro

Dari dunia wildlife, lebah dan "sarang tawon"nya (honeycomb) salah satu contoh kecil, disamping kita menikmati manfaat daripadanya, patern honeycombnya menjadi ispirasi bagi manusia untuk membuat suatu alat bantu bagi dunia fotografi khususnya indoor fotografi (studio lighting).

                               sumber foto : repro

Cahaya mirip seperti air dalam satuan volume dan bentuk, semua tergantung pada medianya, ketika media air tersebut berbentuk botol, maka air ikut berbentuk botol, begitu juga dg gelas dan lainnya.
Kemudian air tadi, keluarannya juga akan mengikuti media
nya, jika air meluncur dari keran, maka bentuk air seperti pipa, bulat meluncur keluar dari medianya, begitu juga dalam media lempeng besi bulat dan bolong-bolong sikelilingnya, air pancuran (shower) kamar mandi, bentuk air dibagi secara simetris, berbentuk lidi-lidi, meluncur keluar membasahi tubuh.
Begitu juga dengan cahaya........


Head lamp suatu lampu studio memiliki media untuk mengorganisir keluaran cahayanya.  Terdapat standar reflektor, softbox, payung, barndoor, snoot, beuty dish dan lain-lain.

Untuk mempersempit tread ini,  khusus saya mencoba membahas fungsi adan efek honeycomb.  Sama juga seperti air, maka keluaran cahaya pada head lamp akan mengikuti medianya, menciptakan bentuk khusus, sehingga membantu kita dalam pemotretan studio.

Bentuk honeycomb dengan beberapa ukuran lubang :


Honeycomb terdapat beberapa jenis, kebetulan koleksi saya ini terdiri dari 3 jenis ukuran, terlihat pada gambar.


Contoh foto ini adalah honeycom untuk lampu TR Tronic dan Tronic Alpha. Lampunya sbb:
http://nickodarwis.multiply.com/journal/item/23


Masing-masing ukuran lubang tersebut memiliki fungsi yg b
erbeda dan bentuk keluaran cahaya yg berbeda juga.

Ketika saya mencoba dengan mengunakan standard refl
ektor, head lamp saya set full power, sbb:


pancaran cahaya yg jatuh ke BG hitam tersebut, terlihat bulatan pantulan cahaya besar, dan outline cahaya nya sedikit keras.

Selanjutnya saya mencoba dengan mengunakan honeycomb type 766 (0.7 cm), head lamp tetap diset full power, sbb:


pancaran cahaya yg jatuh ke BG hitam tersebut, terlihat bulatan pantulan cahaya mengecil, dan outline cahayanya bergradasi dengan baik.  Dan sengaja saya mengunkan standar refletor bolong (lihat zoom) size honeycom terlihat.

Kemudian saya mencoba dengan mengunakan honeycomb type 744 (0.5 cm), head lamp tetap diset full power, sbb:


pancaran cahaya yg jatuh ke BG hitam tersebut, terlihat bulatan pantulan cahaya semakin mengecil, dan outline cahayanya bergradasi dengan baik. 


Dan terakhir, saya mencoba dengan mengunakan honeycomb type 722 (0.2 cm), head lamp tetap diset full power, sbb:


pancaran cahaya yg jatuh ke BG hitam tersebut, terlihat bulatan pantulan cahaya semakin mengecil, dan outline cahayanya bergradasi dengan baik.  Cahaya dapat kita focus.

Semakin kecil lubang honeycomb, harganya sedikit lebih mahal dari yg lubangnya besar.


Selanjutnya, agar share kita ini lebih mendalam sedikit, saya coba foto ke model, sbb :

Foto ini memakai standard reflektor dgn head lamp TR Tronic 250w.



Lampu saya susun top light,  terlihat pancaran cahaya keras, dan BG putih terkena sinar cahaya.

Foto dibawah ini saya pakai honeycomb size 722 (0.2 cm) dgn setting lampu dan power yg sama.


Terlihat cahaya lebih focus kewajah, dan cahaya tidak menyebar banyak ke BG putih, sehingga menjadi warna keabu-abuan.

Foto tersebut saya buat, hanya untuk melakukan simulasi penggunaan standar reflektor dan honeycomb saja.

Kesimpulan :
1. Honeycomb dapat mengorganisasi keluaran cahaya secara simetris dan mereduce cahaya. bahasa premannya : cahaya dikasih "pager golok" dibelah-belah, dibacok-bacok secara adil dan banyak huahuahuahua.  Sehingga cahaya berkurang kerasnya dan lebih terarah.
2. Semakin kecil lubang honeycomb, semakin halus dan makin focus keluaran cahaya.
3. Banyak digunakan untuk background light, untuk hairlight, lowkey, lighting effect dan lain sebagainya, tergantung kemauan dan pemahaman fotografer terhadap karakter jenis cahaya ini.
4. Dengan melihat contoh saya diatas, kita semakin paham keluaran cahaya yg dihasilkan, sehingga konsep cahaya yg akan kita buat dalam pemotretan studio mendapat suatu alternatif bahkan solusi untuk menciptakan "cahaya dalam suatu konsep".
5. Tread ini jauh dari sempurna :)


Nicko Darwis

021-99175335
08159975319

YM : nickodarwis

Honeycomb tersebut saya jual juga. Untuk lampu Tronic alpha dan TR Tronic, sbb :
http://nickodarwis.multiply.com/journal/item/23


Kamis, 22 Mei 2008

(SALE) Tronic Tronic Icam 1070, DC Light for video & photo Rp. 1.095.000,-

Cahaya merupakan kebutuhan yg sama bagi videografer dan fotografer.  Melanjuti tread ini.. (redhead dan blackhead) klik....
serta tread (portable kit) klik....bahwa terdapat ragam alat-alat pendukung cahaya bagi mereka dalam berkerja.




Tronic Icam 1070, memiliki keunikan tersendiri, memiliki accu kering untuk mobile, sehingga "kesemrawutan" kabel-kabel terhindari, video dan photo pun dapat bebas menelusuri kerumunan suatu event.




bagi videografer : dapat dipanggul sendiri, sehingga lebih dapat memfokus sudut tembak dan sudut lampu seirama.





bagi fotografer :


cahayanya putih 5.500 kelvin, sehingga warna terlihat natural, baik untuk pemotretan indoor.  Unit ini bergaya "mobile light compact" dan kalau dibawa untuk outdoor pada waktu daylight, cocok untuk fill light.

Spesifikasi :





Daya : 100 W
Sifat : Daylight (warm white)
Warna : Putih (5500 kelvin)
Output : Continuous Light
Power Output : Switch On & Off pada lampu dan accu
DC : 12volt
Durasi Accu : 1 s/d 2 jam. (tergantung bobot anda men-charging)






Kelengkapan lainnya :
- Box ukuran 41cmx22cmx12cm
- Charge



- Tali "jinjing" box dan tali Accu
- Fuse
- Manual Book

Garansi : 1 tahun








Tronic DC Light for video & photo
Rp. 1.095.000,- (no ongkir)






YM id : nickodarwis
021-99175335 atau 08159975319





Notices :




1. Dalam puluhan menit, head lamp nya panas.  Mohon untuk tidak menyentuh kaca head lampnya.
2. Jangan memakai lighting ini untuk waktu yg panjang di setiap saat.  Beri "jeda" sekian menit untuk dimatikan untuk membuat head lamp turun panasnya, dan juga untuk perawatan head lamp dan accu dalam jangka panjang.
3. Jika tidak dipakai dalam jangka yg lama. Setiap 3  bulan accunya di charge.  untuk perawatan.
4.  Masa Charge yg ideal untuk durasi 1 jam/2jam bekerja. Mohon di charge selama 6 s/d 8 jam.
5. Saat di charge indikator lamp nya pada body accu berwarna merah, dan berwarna hijau jika sudah full charge.
6. Ketika lagi motret kalo accu habis, bisa dicolok kabel power charge dan kembali bekerja :P

nb :
ini ada adiknya Tronic icam 1068....klik ini....






REKAP PRODUK & FAQ

 
 
 
REKAP PRODUK : Kumpulan produk versi blog yg linknya bisa menuju official web untuk detail spesifikasi & harga ter update, juga dpt menuju link review produk di blog halaman lainnya.
FAQ : memiliki arti FORUM ASK & QUESTION, diambil dari istilah internet "FAQ" Frequently Asked Question atau pertanyaan yang sering diajukan.  Di blog ini karena terjadi komunikasi timbal balik terupdate, maka istilah FAQ dirubah jadi Forum Asked Question atau pertanyaan dan jawaban versi sosial media.
 
 
 





Rekap Produk pada etalase kami :
setelah beli bisa di baca link sbb (klik di teks):

Info seputar harga satuan, spek setiap lampu, meliputi GN (guide number) keluraan cahaya.

TRONIC STUDIO FLASH SERIES

  
klik difoto untuk info lebih detailnya

Setiap paket terdiri dari standar reflector yg dapat dipasang (kecuali turbo, ultra, jumbo, bomba yg built in reflector dan ac slave tidak ada), dan terdapat kabel-kabel serta lampunya.
Lampu dibawah 250w garansi 1 th.
Lampu diatas 250w garansi 3 th. (kecuali tronic lead dari 120 sd 250w garansi 3 th)

Atas dasar ini, anda bisa menganti watt lampu dari paket yg tersedia di web/blog ini, harga menyesuaikan (selisih harga perlampu)

From me, to You……
Kualitas cahaya setiap tingkat watt sama (kecuali alfa, produk hi-end Tronic), power...atau jangkauan tembak yg BEDA
Rumus GN = Guide Number
Jika Kamera pakai F 8, setting lain standart
Contoh : Jumbo 100w, GN= 32
32 : 8 = 4m jarak maximum power lampu ke obyek (full power dgn standar reflector)
TR 500w, 68 : 8 = 8,5 m jarak maxnya.



3. Acessories Kamera, Acc. Studio & Tripod

http://www.toko.mitraphotography.com/products/9/0/Accesories-Kamera-Studio-Tripod/
  klik difoto untuk info lebih detailnya

klik difoto untuk info lebih detailnya 

http://www.toko.mitraphotography.com/products/9/20/Accesories-Kamera-Studio-Tripod/?o=default


4.  Continous Light



Lampu Flash Studio sedikit beda dgn Continous...
Flash Studio di trigger baru nyala, baca link ini untuk detailnya

Untuk lampu continous di mayoritas flash studio juga ada, disebut modeling light (guide light)
Lampu continous dia hidup terus, laksana lampu pijar rumah, di on hidup menerangi kita terus.

lampu continous ada 2 jenis warna cahaya :
1. Cahaya Kuning : suhu cahaya diukur dengan satuan kelvin
5.000 Kelvin ke bawah menguning
di produk atas red head, black head dan dx 1000 banyak dipakai videografer di acara wedding


sering juga dimanfaat kan untuk fotografer lampu bercahaya kuning ini untuk pemotretan

 difoto dgn flash kamera bouching keatas
diarea tangga kemudian saya isi lampu bercahaya kuning ini, sambil flash tetap mengisi cahaya depan


2 cahaya bekerja sama untuk menghasilkan foto yg lebih hidup

Lampu bercahaya kuning ini murah harganya, jika di pakai untuk cahaya depan dapat mengakibatkan skin tone menguning.
Bisa disiasati dgn menggunakan filter biru untuk menfilter cahay kuninh jadi memutih
atau setting white balance ada ke biru (flourence) sehingga yg kuning bisa memutih, namun kendalanya yg warna putih seperti tembok dll jadi membiru

kalau mau motret natural cahaya, what you see what you get, silahkan rogoh kantong anda lebih dalam, beli yg point ke 2 dibawah ini


2. Cahaya Putih :
day light 5.000 Kelvin ke atas memutih

my son "habib" 3 thn

what you see what you get

saat saya nyalakan "ring light 65 w" cahaya sudah putih, kenapa ? karena kelvin di 5.500 K
sama dgn produk lainnya diatas "Flourescent"dan "Digital Link & Light" yg kelvinnya juga di 5.500 K, nyalakan lampu anda tanpa triger bisa langsung jepret.
Namun jika contoh Continous Tronic Digital Link yg 400w disamakan dgn Tronic Flash Studio yg 400w juga apa sama power lampu ? 
BEDA jauh....400w Flash Studio lebih kuat menerangin obyek, bisa 1 lampu untuk nerangin 1 rombongan keluarga di pelaminan suatu wedding dgn jarak fotografer ke obyek sekitar 6m.
Sementara kalu pakai 1 continous light yg 400w plin cukup untuk 2 orang itupun dgn jarak max 2 sd 3m.

Namun karena nggak perlu trigger ketika motret rombongan fotografer, setiap event lomba foto yg kit buat semua mengunakan "Flourescent"dan "Digital Link & Light" yg kelvinnya juga di 5.500 K (klik di judul bawah hasil fotonya) :






5.  Light Stand


Untuk berdirinya lampu studio diperlukan light stand.



 
 type standarnya seperti light stand excell hero dan powerstar diatas.

ada juga lighstand floor, untuk cahaya bawah atau sembunyi di belakang model untuk tembak ke bg atau dirinya.

Terdapat juga stand yg dapat berputar bebas, light stand bom 180 derajat dan versi smallnya "bom hand" untuk strobist, terdapat juga bom 360 serajat, stand bom stir


bagi yg ringkas bahkan juga membeli small spigot, untuk menempel flash ke tiang, pohon, pagr dan lainnya


Untuk stand bom kita bahas khusus, karena ini untuk stand eksplorasi, disini dipakai stand bom 180 derajat
 ketika kita mengharapkan komposisi 1/3 bgn foto atas, dimana spot dalam ruang, sehingga perlu light di kiri atas, namun bidang tengah bebas dari penampakan stand

 
 ketik kita butuh beauty light, kalau stand biasa tiangnya mengganggu eeaaa

stand bom 180 derajat solusinya...pakai ligthing 250w dan beauty dish 42cm terpasang di stand bom.  Hasil foto bareng temen, riza dan tommy di Jkt

Untuk tampilan studio permanen kita biar ekslusif dan lantai rapi dari stand, dapat memakai Celling Track




home studio saya pakai celling track yg untuk 3 lampu
Type A : 3x3 m














hasil testimoni buyer di forum bursa FN old versi dulu (dibuang sayang)









Blog ini hasil migrasi dari multiply.com yg tutup operasi di awal 2013








021-99175335 (call/line/whatsup)
08159975319 FAST RESPON (call & sms)

BBM : 25A3A1D6
FB id : nickodarwis & nickodarwis II


nb : 
1.  untuk meninggalkan (tanya dan jawab), testi, pesanan di forum ini anda sebiaiknya terdaftar di blogspot ini jika tidak member bisa ke sini : contact us
 
2. coment terkini berada paling bawah, karena 750 lebih koment (update Nov 2013), jika di form post koment dibawah, lihat atas kotaknya, jika ada tulisan "memuat..." klik disitu, artinya belum mentok kebawah, sampai text "memuat..." hilang, berarti berada di koment terkini.