Rabu, 16 Januari 2008

Mengenal Fungsi-Fungsi Tombol Lampu Studio & Cara Pakainya









lampu Jumbo 100 ws dalam paket "trio macan" dan "murmergus"

Berdasarkan pengalaman saya menjual paket lampu, untuk pembeli yg menerima langsung dirumah dan ini merupakan pengalaman pertamanya bermain studio lighting.  Terkadang saya menerima telp. yg menceritakan kesulitan memasang dan menghidupkan lampu tsb.  Contoh aktualnya pagi ini, saya dapat telepon bernada sama dari buyer di luar pulau.

Padahal, setelah kita tahu, mengoperasikan lampu studio lebih mudah dari bermain flash eksternal yg bisa TTL seperti blitz kamera saya SB 800, SB 900 Nikon, atau bisa juga Canon 580EX..... hadeh ! banyak benar program dan bahasa-bahasa serta simbol asingnya.
Yg lumayan sulitnya itu adalah, bagaimana kita meletakkan lampu dgn suatu konsep?
Memposisikan lampu-lampu kita berdasarkan type-type cahaya : main light, key light, hair light, kicker light, bg light, back light or rim light, side light, fill light, top light, bottom light dll. 
Menggunakan acesoris lampu seperti : payung, sofbox dari kecil ke gede, snoot, barndoor, honeycomb, filter dsbg.
Ok dari pada melebar, topik kita persempit kembali ke cara mengoperasikan lampu saja dulu.

Kenapa banyak buyer “new entry” bilang susah mengoperasikannya? Begitu juga dengan saya dulu ketika memulainya...karena kesan studio lighting yg canggih dan barang/paket yg sampai di mereka, banyak accesoris lainnya (softbox, stand, payung dan lain-lain) jadi bingung dgn barang se”gambreng” tsb. (baca : banyak)

Kenapa saya bilang mudah ? ayo kita kupas bersama :
Contoh lampu yg saya buat adalah lampu “tronic” isi dari paket “murmergus” dan “trio macan”.  Pada dasarnya hampir sama dgn lampu lain bahkan yg pro sekalipun (foto bawah) atau lampu mahal eropa lainnya, hanya peletakan tombol dan indikator di body lampu saja yg berbeda, kalau ternyata lampu lainnya banyak tombolnya, nggak usah pusing, cari aja tombol dibawah ini, yg lainnya kan cuma fasiltas tambahan saja.


Contoh lampu 250 ws dibawah ini, sama tapi berbeda tempat.





Ketika lampu pertama sampai di anda, lakukan fase sbb: (keterangan dibawah ini untuk contoh foto lampu paling atas 100w)

A. CABLE POWER SOCKET : “colok” kabel power ke lubang ini dan “colok” juga ke socket listrik di rumah anda.

B. LIGHT SWITCH : tombol on-off untuk menghidupkan flash lighting tsb. Sebelum dihidupkan dapat anda pasang modeling lamp terlebih dahulu.
Flash Lighting (flash tube) ini, dengan tombol hidupnya dari LIGHT SWITCH, bentuk lampunya nya bulat seperti gelang, dan dia memancarkan cahaya jika ditrigger dgn pemicu dari kamera anda seperti (Cable Syncro, Radio Slave,  IR Trigger dan Flash Eksternal Kamera).

Power dari flash tube ini sesuai dgn spek yg anda beli, 110 ws atau 250 ws bahkan 500ws dan lain sbgnya.

Nyala lampu ini sebagai cahaya utama.  Biasanya berwarna putih, tergantung pada Kelvin pada spek lampu, untuk berwarna putih sekitar 5600K (seperti contoh lampu pada tulisan saya ini).

Muncul suatu pertanyaan, apakah daya lampu jika kita beli yg 500ws itu bisa hidup dirumah anda yg daya listriknya cuma “900w”?
BISA, karena prinsip kerjanya tidak langsung menyedot daya sebesar 500w (sesuai spek) tapi mengumpulkan sedikit demi sedikit, dan mengeluarkan ketika sudah cukup power, itu pun dengan cara di trigger.  Jadi dipakai 2 titik lampu juga tidak apa-apa.

Jika kemudian hari flash tube ini putus, biasanya harus mengganti dengan spare part dari merk lampu yg anda miliki, beli ketempat anda membeli lampu tsb.

C. MODELING LAMP SWITCH : tombol on-off untuk menghidupkan modeling lamp.  Bentuk modeling lamp seperti lampu rumah atau lampu belajar, (spot/continues light) nyala terus, biasanya berwarna kuning (dibawah 5000K), cahayanya dan wattnya biasanya lebih kecil dari spek lampu, contoh lampu flash power110w merk “tronic”, flash tubenya 110w, modeling lampnya cuma 60w.

Modeling lamp ini, berfungsi sebagai guide lamp, memberi petunjuk kepada kita, kira-kira kemana jatuh cahaya.  Juga sebagai pembantu auto focus kamera kita, ketika ruang studio kita buat gelap gulita.  Dapat juga dimanfaatkan sebagai fill light (cahaya untuk mengisi). 

Untuk modeling lamp ini jika kemudian hari putus, sebagian lampu studio dapat mengantinya dengan lampu rumahan umum, sejauh drat belakangnya masuk dan cocok.

D.  OUT PUT CONTROL : Untuk menaik atau turunkan power dari kekuatan pancaran cahaya flash tube, posisi 1 = full power (untuk perawatan, ketika memutar full power, turunkan sedikit, tetap diangka 1 tapi tidak mentok habis), ½ = setengah power dsbg sampai dengan 1/8 power.E.  TEST BUTTON : Setelah lampu anda persiapkan, ada baiknya lakukan test button, mencoba apakah lampu menyala.  Ketika anda selesai memotret dan mematikan power, lakukan test button lagi untuk membuang power flash yg masih tersimpan (untuk perawatan).

F.  100% INDICATOR LAMP : Lampu kecil ini akan menyala ketika pengisian power sudah cukup untuk di pakai kembali, untuk lampu contoh sekitar 4 detik waktu recyclenya.  Untuk perawatan pastikan lampu ini sudah nyala untuk kita memakai kembali, sabar saja sekitar 4 detik.  Kalau mau yg satu detik mungkin ada, tetapi sudah tentu lampu mahal.

G.  SYNC CABLE SOCKET :  Biasanya setiap membeli lampu (seperti merk contoh) kabel syncro turut disertakan, ini dapat digunakan jika kamera anda memiliki socket penerimanya, atau membeli adapter pada hot shoe kamera anda.  Kabel syncro berfungsi untuk mentriger flash studio anda melalui mediasi kabel.

Selain itu jika memakai Radio Slave untuk mentrigger lampu flash anda, biasanya di socket ini receiver dari radio slave di colokkan.  Dengan tertanamnya Radio Slave maka pancaran flash orang lain pada Sync Controler lampu anda, tidak dapat mentrigger lampu tsb.  Lampu hanya untuk  anda.

H. SYNC CONTROLER :  Lampu kecil ini merupakan sensor untuk mentrigger lampu flash studio, setiap bias sinar yg menyentuhnya, lampu akan tertriger, biasanya dengan menggunakan Flash eksternal (set dimanual, jangan TTL) atau IR Triger.  Namun orang lain yg memakai flash eksternal bahkan pop up/internal flash, bisa ikut mentriggernya, bahkan jika di out door Sync Controler yg telah tersirami cahaya matahari sekian lama, IR Trigger dan Flash Eksternal anda tidak dapat mentrigger lampu tersebut, istilahnya lampu jadi "bego".  Solusinya pakai radio slave.

I.  FUSE TUBE : Untuk beberapa lampu (contoh 110ws tronic) jika kita ingin menyalakan power, ternyata lampu mati total, dan tombol-tombol tidak berfungsi, ganti saja fuse, mungkin putus.

J. UMBRELLA HOLDER :  Umumnya pada bawah lampu ada lubang untuk dudukan payung studio.


Setelah kita bisa mengoperasikan lampu, selanjutnya kita memahami kekuatannya, kenali.  Sehingga kita bisa maksimal menggunakannya.  Biasanya pada brosur lampu anda ada Guide Number (Flash Index).

kualitas cahaya setiap tingkat watt sama,
power atau jangkauan tembak BEDA.
Rumus
GN = Guide Number
Jumbo 100w = 32
Extreme 150w = 38
Jumbo 150w = 38
Jumbo 180w = 42
TR 250w = 50
TR 500w = 68



 

SETTING KAMERA

Jika Kamera pakai F 8
iso 100 s/d 200, speed 100 s/d 200)
Speed di 1/60 sd 1/200 (dalam teori ligthing studio, faktor speed kurang berpengaruh)
WB pilih : auto/daylight/direct sunlight/5600K/greycard

contoh : 100 ws Tronic “murmergus” atau “triomacan” head lamp, memiliki Guide Number (GN) 32.Artinya (hitungan sederhananya):
GN 32 : f8 = 4m  atau 32 : 8 = 4
Jika GN 32 dan set diagfrahma kamera anda di f 8, maka jarak maksimum yg dapat dijangkau lampu studio tsb adalah 4 meter dari obyek.
Perubahan diagfrahma akan merubah jarak maksimum jangkauan lampu ke obyek.

Jika
Tronic TR 500w
GN 68 : 8 = 8,5 m jarak maximum tembaknya ke obyek.  Kondisi pakai standar reflektor aja tapa payung, softbox dll.





Tahap selanjutnya bermainlah dengan 1 lampu dulu (sesuai fotocopy materi/diagram titik lampu yg saya sertakan di paket anda), jepret, lihat lcd, cari kekurangannya dan isi dengan lampu berikutnya. Dan seterusnya. Selamat mencoba.


NB : 

1.  Tulisan ini jauh dari kesempurnaan, dan akan saya revisi terus, dan sertakan foto-foto untuk mendukung dihari-hari berikutnya, namun berhubung "kejar tayang", ingin mengiformasikan buyer yg jauh, makanya tulisan ini langsung saya launching. Tx.

2.  Baca juga Alat-alat yg Penting untuk men-Trigger (memicu) Lampu Studio Kita ?


3. Blog ini hasil migrasi dari multiply.com yg tutup operasi di awal 2013


27 komentar:

  1. interesting ... thanks for sharing :))

    BalasHapus
  2. hi...hi...sebelom beli...belajar tombol-tombolnya dulu....^^
    tankyu mas....^^

    BalasHapus
  3. Thanks......pencerahannya....!!

    BalasHapus
  4. kun buruan beli... heheheheeeee...
    kalo loe mau ngetes trio macan datang aja ke studio gw di pakubuwono..

    @om nico: saya blm dapat background putih nya yah..
    beli trigger nya aja hrg brp yah, untuk prepare coz kemarin triggerku agak2 ngga mau berfungsi (nyalanya lama banget)

    trio macan ku udah memuaskan 3 klien:
    1. klien prewedd http://antonchandra.multiply.com/photos/album/94/Klien_Kedua_STUDIO_AC_Photographi
    2. klien produk tas
    http://antonchandra.multiply.com/photos/album/93
    3. klien katalog PT. Asuransi AIA, yg ini ga diposting tapi hasilnya mantab.. nanti saya PM ke om Nico..

    salam
    -ac-

    BalasHapus
  5. sampe sekarang belum kepasang tuh softbox :))

    BalasHapus
  6. om..
    lampu 250 ws brp?
    lampu 500 ws brp?
    + tripod and softbox yah..
    pengen banget beli salahsatunya..
    thanks..

    salam
    -ac-

    BalasHapus
  7. @ ka2ka : sip :)
    @ giekun : tuh diundang antonchandra ke studionya untuk test trio macan
    @ sob dezig, TFS apaan sih?
    @ konefly : sip :)
    @ antonchandra, udah gw sms dan call ya, all kebutuhan lu. sukses bro !
    @ belajarmotret, udah gw update tips pasang sofbox footnotenya, coba deh, atau sms alamat rumah lu, biar gw mampir, kan deket kantor gw bro :)

    BalasHapus
  8. hehehehe.. sementara ini boom standnya yg blom kepasang.. kapan bro kerumah gw?

    BalasHapus
  9. kalo lu undang gw, berarti, garasi luh udah dirombak jadi studio dong.

    hehehehehe......mantap, kita atur di minggu santai, minggu ini banyak editan foto job motret kemarin2, soon ye sob.

    BalasHapus
  10. garasi tetep garasi.. tp sekejap bs jd studio koq..

    hari ini br kelar beberes.. tinggal usir debu2nya.. kikikikik.. siap terima kedatangan elo deh.. kabarin aje..

    BalasHapus
  11. mas.. stok lampu masih ada ngga? aku mau donkkk
    dapetnya apa ajah yah.. mau di PM dunk.. makasih bayak..

    salam,
    gayatri

    BalasHapus
  12. ghaya.....ada dong.....
    lihat di www.mitraphotograpy.com
    atau di depan blog ini....
    spek dan Rp kan sudah ada...apa yg saya tulis, itu yg didapat.
    kalau mau info lainnya call me....tx

    sob saptaaji...sip lahhhh

    BalasHapus
  13. baikkkkkkkkkkkkkkkk .. aku mikir dulu ambil yang manah :D
    nanti aku hubungi lagi ^_^ makacihhhhhhhhhhhhhhhh

    BalasHapus
  14. ARIGATOO GOZAIMASTE... sangat membantu sekali bang sharingnya

    BalasHapus
  15. kokoronotomo..begitulah bunyinya....

    haik....arigato...adiknya arilaso....

    sob b4d5 tx

    BalasHapus
  16. bro, stand boom berapa? muat gak klo dipasangi lampu 500w?085649754599

    BalasHapus
  17. bang... lampu yang gw beli gak ada manual guide nya tu...gak ada brosurnya...

    BalasHapus
  18. prima...sms sent
    @ manualnya emang nggak ada, makanya artikel ini gue buat dan Kumpulan Catatan Kecil

    BalasHapus
  19. thanks mas infonya, kbetulan saya lagi butuh bangt ni info..

    BalasHapus
  20. thx mas,,..sgt berguna bagi saya ..

    BalasHapus
  21. trimks atas share nya sangat bermanfaat.....

    BalasHapus
  22. Kenapa lampu tronic extream saya mati total setalah lama tidak dipakai

    BalasHapus
  23. @ najib info ini berlaku kesemua merk lampu studio ya
    bisa karena suhu lembab, jadi butir air pagi hari (embun, kamar ber AC) lama kelamaan membuat lempengan mesin didalam berkarat
    atau sebelumnya pernah kena musuh utama semua lampu studio (terbentur keras, listrik naik turun nggak pakai stabilizer)
    Paling gampang biar kita servis....kirim aj ke alamat saya. lampu yg mati bisa hidup kembali

    BalasHapus
  24. tronic TR 250 mengecewakan baru beli saya tes di listrik 900 watt..yang satu ok sip..yang satu listrik jeprat jepret terus..alias ga kuat..saya telfon toko nya garansi servis gak bisa tukar baru..sama aja dengan beli lething bekas...sungguh MENGECEWAKAN.....

    BalasHapus
  25. gan lg nyari lampu starlite A500 nih..adakah info gan trima kasih

    BalasHapus