Kamis, 01 Januari 2009

(TRAVEL) Strobist, Test Flash S1900, Libur anak di Kidzania & Blanco Family



Liburan sekolah dan hari menjelang tahun baru, memang saat yg tepat untuk berlibur dan berekreasi sama keluarga.  Begitu juga dgn Mario Blanco teman dari bali, travel ke Jakarta bersama keluarganya.
Saat bersamaan gue juga ingin mencoba flash murmer Tronic S1900.

Dibawa jalan, asik juga gue pakai untuk hasil foto diba
wah semua, dgn gear sbb :



Kamera : Nikon D40
Lensa : Nikon 18-200mm

Blitz 1 : Internal Flash (set manual)

Blitz 2 & 3 : S1900 Tronic



Antonio Blanco Jr (anak Mario dan cucu Antonio Blanco) kiri dan Khalil (anak gue) kanan, main PSP bareng.
Coba pakai flash internal (set manual power kecil 1/16 or 1/32), Flash ke 2 Tronic S1900 (Strobist), Flash ke 3 off, lagi pasang batt (pojok kiri bawah)


Pakai flash internal/pop up (set manual power kecil 1/16 or 1/32), betujuan untuk trigger S1900 saja dan Flash ke 2 Tronic S1900 (di kanan)


Pakai flash internal/pop up (set manual power kecil 1/16 or 1/32), betujuan untuk trigger S1900 saja, dan Flash ke 2 & 3 Tronic S1900 (di kiri- kanan)


Pakai flash internal/pop up (set manual power kecil 1/16 or 1/32), betujuan untuk trigger S1900 saja, dan Flash ke 2 & 3 Tronic S1900 (dikombinasiin letaknya)

Bergaya "Gank Strobist", pakai flash internal/pop up (set manual power kecil 1/16 or 1/32), betujuan untuk trigger S1900 saja, dan Flash ke 2 & 3 Tronic S1900 (dikombinasiin letaknya)


Felicia, anak (putri) pertama Mario dgn available light di Pasific Place, gedung tempat "Kidzania".


"Wellcome to Kidzania" (foto available light dgn low speed)

binggung mau kemana duluan, ramai....secara pertama gitu bagi gue dan mario kesini....hehehehe.

Mana istri mario dan istri gue....misah pada window shopping,
istri mario ke mall ambasador ada keperluan, dan istri gue bersama anak bugsu gue "Habib" (1th) main di mall pasific place ini....
Secara nggak sengaja mereka seolah menunjuk hari ini sbg "father days" hehehehe....


Akhirnya keputusannya ke Bank, tukar tiket dengan duit dan sekalian buka kartu ATM kids


Dalam Kidzania, simulasi bank beneran, bisa nabung dan simpan di ATM, untuk kemudian hari kalau datang masih ada tabungan, kreatif dan mendidik.
Anak mengurus dirinya sendiri, ortu dilarang bantu....



Antonio & Khalil, bangga dengan kartu ATM yg mereka urus sendiri....cuma Kartu ATM tidak tercetak nama, tapi di pembukaan rek, nama dan nama ortu dicetak loh :)


Yah seperti kita juga, anak-anak, langsung menguras ATMnya....hehehehehe
tinggalin saldo minimum 10 perak aja disitu.



Mesin ATMnya...simulasi mesin beneran loh....mendidik...keren.
Foto dgn tehnik slow speed dgn flash.



Pakai slow speed, flash internal dan S1900...trus dizomming


Pakai slow speed, flash internal dan S1900...trus digoyang dikit


Horeee...banyak duit.....(foto available light)


Mereka pun jalan-jalan dgn mobil mungil Kidzania


(skenario) Lewat kantor polisi Kid, mobil itu di stop, oalahhhhh
ternyata itu Taxi yg lagi ditinggal sopirnya pergi sebentar.
mereka jadi dituduh bersalah, dan parahnya Antonio nggak punya
SIM A.


Nio berucap " Khalil, bang Nio cuma sebentar kok di jeruji ini, cepat kamu urus SIM ya...."


Akhirnya Nio dilepas, karena sudah membayar denda.


Kalo ini...penjahat lain, yg ada di Kidzania


Nio berucap lagi " Khalil urus SIM ya, bang Nio mau cari duit dulu sebagai polisi disini, soalnya duitnya udah habis untuk bayar denda tadi"
Tuh Naik taxi aja ke tempat buat SIM.



Sementaranya kakaknya Antonio, Felicia dan Nia berujar " Kami pergi dulu deh calon pak polisi Nio, mau Shoping dulu"


"Rencana juga mampir ke Metro TV, karena Felicia mau jadi penyiar, lumayan gajinya gede" ujar Felicia menambahkan.


Khalil pun memilih naik Bis, untuk ngurus SIM A, biar bisa bawa mobil sendiri.


Di bis, teman lainnya ada yg menjadi guide, memperkenalkan, tempat yg dilewati selama di Kidzania


Khalil sampe deh di tempat pengurusan SIM
Langkah pertama medical cek up.....ngantrinya lama...bisa 20 menit :(


Didalam bertemu sesama anak yg juga sedang ngantri....berbincang serius mereka.
"Kalau lama begini, mending kita cari SIM TEMBAK aja....siapa tahu ada calo diluar...yuk biar cepat"



"Wahhh enggak deh...bayarnya mahal....uang menipis nih
lagi pula...emangnya ada calo di Kidzania...hehehehe" ucap satu lagi.



Akhirnya mereka memilih antri


Pak Dokter bersiap memeriksa


Setelah dapat surat medical cek up, ngantri lagi sekitar 10 menit di "Honda" untuk simulasi nyetir dan pembuatan SIM A...


Bayarnya mahal 20 perak (nilai rupiah tertinggi di Kidzania) di kita lembaran Rp 100 rb.  Khalil uang nya langsung ludes, setelah naik bis sekali, terus urus medical cek up dan SIM A. Malahan uang kurang 1 rupiah lagi (untung dikasih bang Nio tadi 1 rupiah)


Walau uang habis...SIM A dapet....bisa disimpan dan dipakai selamanya di Kidzania Street.

SIM A nya keren, persis dgn SIM kita, ada foto Khalil langsung jadi, dicetak nama dan umurnya juga....hehehehe
Khalil seneng banget dgn perolehan ini.



Pertama setelah dapat SIM A, baru Khalil bisa nyetir sendiri, cari tempat nyetir yg gratis.


available light....tempat mobil gratis, syarat nyetir punya SIM A.

Antonio setelah dapat duit dari kerja sbg Polisi, sedang mikir untuk urus SIM A juga.
sementara Khalil..."bokek"...dan harus bekerja untuk dapet duit.
Pakai slow speed, flash internal dan S1900...trus diputar dikit


Nia, putri ke dua Mario, sedang mikir ingin jadi fotografer untuk mencari duit


Felicia, anak (putri) pertama Mario paling kenceng cari duit, dengan mudah menjadi presenter 2 kali di metro TV hari itu...hihihihi

Di sini gaji tergede di Kidzania (setahu gue) 20 perak, dan memdapat dvd rekaman nya, asik untuk kenang-kenangan.
Aktifitas Felicia disamping sekolah, dia pemain sinetron remaja di Bali TV.


Fire Departement pilihan kerja pertama Khalil anakku (5th)....perkerjaan terfavorite di Kidzania, tapi siap dgn gaji rendah, cuma 5 perak...hehehehe


Yah lumayan lah bagi Khalil untuk pekerjaan pertamanya, dan pahalanya juga sungguh besar, membantu sesama.


Setelah mengantri lebih dari 30 menit, akhirnya Khalil diterima bekerja.


Dengan penuh bangga dia menjadi pahlawan masyarakat, gaji rendah tidak penting baginya....sungguh idealisme tinggi kamu nak....doa papa dan mama di nadimu sayang.


Tanpa rasa takut dia beserta teman lain menjalankan pekerjaan yg penuh tantangan ini.


Bersama team dan instruktur


Mencoba alat agar berfungsi dengan normal, sebelum panggilan tugas.

Ehhhh...langsung dapet laporan warga...bahwa di suatu hotel di Kidzania street terjadi kebakaran ?
Raung serine langsung membelah keramaian warga.....nguing-nguing-nguing.....


Dengan sigap Khalil memadamkan api.
Sukses tuk Khalil, menerima gaji pertama sebesar 5 perak.
Kecil banget....eeiiittt tunggu dulu..
karena niatnya mulia, ketika bersiap pulang dia menemukan 20 perak tergeletak di puing-puing sisa kebakaran dan tak bertuan....


Setelah menceritakan pengalaman Khalil ke kak Antonio. Seketika itu juga Nio mendaftar menjadi pemadam kebakaran.


Suasana briefing dan instruksi


Nio bersiap untuk melakukan pekerjaan mulia ini.


Walau bahaya menghadang, Nio masih menyisakan senyuman khas menghiasi wajahnya


Seorang penjual asongan melaporkan bahwa terjadi kebakaran lagi....walah...hari yg sibuk.


Nio cs....bekerja dengan semangat tinggi


Ehhhh ada Khalil, kebetulan sedang jajan dan kongkow disekitar situ....dan dia tahu bahwa kak Nio yg sedang tugas.


Dengan dibekali pengalaman dia menghampiri kak Nio untuk melihat....


....dan ikut membantu...hmmmm


Raungan serine...."nguing-nguing-nguing"......seolah menjadi rythm kesuksesan tersendiri  bagi Nio, setelah berhasil memadamkan api.


"Sebagai alumni fire departement, kami bangga dan siap untuk dipanggil kembali....
namun tolong diperhatikan kesejahteraanan kami....naikkan gaji yg sangat rendah itu". ujar mereka kompak kepada gue selaku peliput acara.


Mario Blanco pun kaget mendengar petikan wawancara mereka.
Ucap Mario lirih kesaya " memang generasi muda yg berawal dari idealisme tinggi, ketika memasuki dunia kerja, pada akhirnya setelah masuk dalam sistem, idealismenya sedikit-demi sedikit bisa pudar"


Namanya anak muda, setelah punya duit....Life Style...pilihan hidup mereka.
Ini yg namanya "Quality of Life"....hmmmm
Balapan F1 di Kidzania, syarat punya uang 20 perak dan SIM A.



Broummmm....mesin meraung....Red Ferari Khalil pun beraksi dibelakang mengejar lawannya.


Adrenalin pun mengingkat dengan menginjak pedal gas untuk melaju cepat


Masuk di tempat pertama, menjadi tujuan utama.


Hehehehhe...ciri khasnya....masukin tangan kemulut, kalau malu.
Juara 1 kok malu ?.....
tapi malu tanda orang beriman kok nak !


Mario, Felicia dan Nia menjadi suporter di pingir arena balap


Seri ke 2 Nio pun turun, setelah seri pertama dimenangkan oleh Khalil


Penuh percaya diri tampil.


Berbelok dengan cepat ditikungan tajam


Sampai diposisi pertama dan Khalil pun menjadi suporter di Seri ini.


Kemenangan untuk semua pun diraih, dengan dibungkus kesenangan menjelang pergantian tahun yg bertempatan pada hari libur sekolah ini.

Rangkuman singkat peliput (gue) :

1.  Flash Tronic S1900, sangat berguna untuk membuat variasi pencahayaan, batterainya sangat irit, karena gue pakai Nikon, asik sekali karena internal flashnya bisa diset manual. dan dapat menjadi trigger S1900 yg telah memiliki trigger built in.


2.  Kamera Nikon D40 dengan lensa Nikon 18-200mm, sangat cocok dalam kondisi traveling....Kamera dengan tone yg baik....iso tinggi ok dan Internal flash Nikon keren..bisa diset manual.
Lensanya menjadi andalan, karena kebutuhan 3 lensa saya ada di 1 lensa.  Hasilnya juga tidak megecewakan. Tajam.
Nikon d40, lens Nikon 18-200mm, internal flash set manual & Flash Tronic S1900

3.  Manuver, mobilitas yg sangat baik, dgn gear yg ada tsb...minimalis-full fungsional :D
4.  Kidzania full entertainment dan pendidikan bagi anak, keren....
dan sarana motret bagi kita yg hobby....top makrotop....bisa memotret available light serta menggunakan flash, dengan etika tentunya.
5.  Menggabungkan antara available light, strobist dan low speed...membuat materi foto diatas bervariasi.
6.  Foto di software adobe lightroom cuma brightness, contrass, level dan sedikit saturation, serta crop untuk resize ke blog ini.  Tanpa merusak data exif.
7.  Klik difoto untuk Zoom (pembesaran), foto by : nickodarwis.
8.  Thanks to bro Mario Blanco "ajakan"nya dan belanja 2 unit  Flash Murmer tsb..............Go Strobist !
9.  Pergi ke Kidzania, harus diplanning main apa secara schedule terencana ?
karena setiap permainan, bisa antri 5 s/d 30 menit.....kebanyakan mainan malah di kisaran 20 s/d 30 menit antri....fuihhh cape deh....jadi total kunjungan dari jam 09.00 s/d 14.00 bisa dapet paling 2 s/d 5 game saja :(
10.  Tulisan berwarna biru, jika "diklik" memilik link ke situs yg relevan
11.  Selamat liburan dan Tahun Baru.



Sabtu, 27 Desember 2008

(SHARE) Fungsi Snoot dalam Konsep Cahaya pada Studio Lighting

Cahaya dalam fotografi memiliki peranan penting.  Atas dasar itu, sering diistilahkan fotografi berarti : "melukis dengan cahaya".

Berdasarkan sifat dasar cahaya yg ada, bahwa cahaya tersebut dapat dikelompokkan kebeberapa sifat, sbb :
1. Cahaya membentuk warna, dalam suhu warna yg diukur dengan kelvin.
2. Cahaya bisa tembus, seperti pemakaian sofbox atau payung transparant.
3. Cahaya dapat memantul, sering kita ingin menyebarkan cahaya dengan tehnik "bounching", atau dalam pemakaian payung silver, dan reflektor.
4. Cahaya dapat difocuskan, diarahkan atau disalurkan ke arah yg kita kehendaki.

Untuk mempersempit tread ini, cahaya dapat difocus yg akan coba kita bahas.
Alat yg saya pakai untuk memfocus cahaya tersebut, yaitu "Snoot" dan membahas juga salah satu fungsi snoot. 
Sehingga diharapkan, dapat membantu kita dalam mengeksplore pemotretan studio, dan bisa memanfaatkan keluaran cahaya jenis ini untuk keperluan "cahaya dalam suatu konsep".

Lampu : Tronic Extreem 150 ws & Snoot
Kamera : Nikon D40
Lensa : Nikon 18-200mm




Bentuk Snoot yg seperti belalai gajah/terompet, bermakna : cahaya yg keluar difocuskan serta dikecilkan outputnya.
Snoot yg dipakai khusus untuk Flash Studio Tronic "Extrem 150ws", biasanya snoot tidak bersifat universal, dia mengikutin besar mounting head lamp yg ada.
Untuk Produk Tronic yg 150ws, beda ukuran mountingnya dgn produk Tronic seri TR 250ws keatas.  Atas dasar ini snoot tidak universal.
Dalam suatu paket Snoot, biasanya terdapat honeycomb kecil diujung corong, dan beberapa color filter untuk aksen warna tertentu.




Lampu saya susun
2 titik seperti pemotretan standar, dengan lampu kiri dan kanan ditambah dgn bg warna hitam, terlihat wajah anak saya Khalil (5 th) sudah cukup terang, namun kelemahannya, rambutnya nempel dgn background yang nota bene satu warna.

Keinginan saya, ada suatu cahaya yg jatuh dan terfokus pada rambut saja, cahaya tidak menyentuh bg hitam dan tidak melebar ke arah lensa saya agar tidak terjadi flare.

Selanjutnya saya tambah titik lampu ke tiga dengan memakai snoot untuk membentuk hair light yg saya pasang di stand boom, arah lampu ketiga ini posisinya diatas dan sedikit dibelakang subyek.



Kebutuhan saya tadi, adanya hair light, namun cahaya tidak bocor kemana-mana dan tidak memantul ke lensa saya didepannya, agar tidak terjadi flare.
Maka Snoot dgn filter honeycomb kecil yg saya gunakan, dapat menjawab kebutuhan saya tsb....asik.....hehehehehe




Fokus kepada hair light saja yg terjadi, dan tidak bocor ke bg hitam dan "no flare" sesuai dgn harapan saya.

Foto tersebut saya buat, hanya untuk melakukan simulasi penggunaan snoot saja.

Kesimpulan :
1. Snoot, dapat memfokusin arah cahaya menjadi lebih kecil.
2. Banyak digunakan dalam pemotretan produk dan juga aksen cahaya pada pemotretan portrait untuk memunculkan karakter tertentu, dgn cara melepas cahaya jatuh disekitar mata atau muka dll.
3. Dengan melihat contoh saya diatas, kita dapat gambaran keluaran cahaya yg dihasilkan, sehingga konsep cahaya yg akan kita buat dalam pemotretan studio mendapat suatu alternatif bahkan solusi untuk menciptakan "cahaya dalam suatu konsep".
4. Tread ini jauh dari sempurna :)


Jumat, 26 Desember 2008

(NEW PRODUCT) Flash "Murah Bagus" Tronic (mulai Rp 150rb) bisa "Strobist" (off camera)

Jaman analog dulu, punya satu flash eksternal sudah kategori serius dalam fotografi, bahkan kebanyakan nggak punya, cuma andelin flash internal doang.
Seringnya menjadi fotografer "available light" hehehehe


Jaman canggih begini....dalam menksplore fotografi, punya satu flash aja nggak cukup....disamping flash eksternal mahal (SB800 Nikon dan 580EX Canon) banyak yg memiliki koleksi flash tambahan dari mahal sampai murah. Untuk apa sih ?

Keindahahan suatu foto bukan cuma pada komposisi, obyek da
n model yg bagus saja, tapi cahaya sangat menentukan....membentuk warna, detail, karakter dan dimensi.

Bagi yg ingin terjun ke studio foto, perlu alat yg mengantikan posisi
flash studio mereka yg tidak bisa dibawa ke outdoor, sehingga pemotretan outdoor, tetap dapat melakukan "create light".

Atau untuk mendalami lagi indoor fotografi, dgn dibantu flash yg simpel dan mudah dipakai dalam melakukan latihan-latihan "kombinasi keylight"...bisa dgn satu flash....dua atau tiga flash (tree point lighting)

Sekedar inspirasi....tulisan dan contoh foto saya dgn menggunakan flash off camera "stobist", dalam suatu pemotretan outdoor :

"Strobist or Not ?"  (klik disini)


klik difoto untuk zoom

1. Flash Tronic S1900 : Rp. 325.000,-
Guide Number : 19
Colour Temprature : 5600K (daylight)
Fuctions : Single Slave & Pre Slave

Power Source : Alkaline size AAA (2 unit)
Recycling Time : 3 - 5 sec
Weight : 150 gram
Dimensions : 3,8cm (W) x 13,5cm (H) x 7cm (L)

Keunikan flash ini, dia sudah ada "mata kucing" (alat trig
ger) built in.
Sensornya berdasarkan cahaya flash, ketika saya coba outdoor jam 12 siang dilapangan tanpa penghalang :
pakai internal flash Nikon D40 (power set 1/8) daya jangkauannya sampai 24 m, flash S1900 tetap nyala (fresh batterai).

ketika gw pakai SB 800 set manual dan full power daya jangkauannya 30m, flash S1900 tetap nyala.

Bentuk fisiknya yg mirip handphone, tidak memiliki hot shoe dan memiliki bracket untuk dipasang pada light stand atau tripod dan
body camera anda.
Sangat Hemat energi.

Dengan Flash anda bisa mentrigger S1900 (nyala otomatis). cahaya flash yg mentriger S1900.
Caranya : flash anda di set ke manual (jika flash anda bisa TTL)

Jika anda pakai Nikon....internal flashnya bisa diset manual, jadi internal flash sudah bisa menjadi alat triger flash S1900 yg berada jauh dari kamera anda....

S1900 Manual Flash..."isi batterai langsung pakai"......Go Strobi
st !

(sesuai contoh foto saya dibawah, Nikon D40 dgn internal flash se
t manual) foto 3.
nb : bisa untuk flash camera pocket :P



dan foto saya lainnya dgn S1900 klik disini







 2. Flash Tronic "TR 18" (foto 1 yg dipakai di hotshoe Nikon) :
Rp. 150.000,-
Guide Number : 18
Colour Temprature : 5600K (daylight)
Power Source : Alkaline (2 unit)

Recycling Time : 7 sec
Weight : 120 gram
Flash Duration : 1/1000 sec
Flash TR 18 Manual...jika mau off camera, mesti beli mata kucing ("trigger") optional/terpisah.


3. Flash Tronic TR 20 : Rp. 295.000,-
Guide Number : 20
Colour Temprature : 5600K (daylight)
Power Source : Alkaline size AA (2 unit)
Recycling Time : 3-10 sec
Weight : 100 gram
Flash Duration : 1/1000 sec

Bisa dibounching, sehingga dapat dipakai untuk mentrigger flash atau lampu studio tanpa menyinari secara frontal.



Harga Net belum termasuk ongkir
www.tikijne.co.id
CARA BELI:
sms, call or YM

Nicko Darwis
0815 9975319
021 99175335
YM : nickodarwis

Minggu, 16 November 2008

(SALE) Paket Mobillite Tronic 400w (flash outdoor) & review Rp 4.500.000,-


Keterangan:
PAKET FLASH OUTDOOR "MOBILLITE TRONIC" Rp 4.500.000,-

Spek paket "MOBILLITE TRONIC" sbb:


1. Box Aluminium (1 unit) :
semua paket masuk ke box, kecuali stand.

isi box nya :

a. Tronic Portable Flash Light (1 unit) :
Flash Power (WS) : 400 ws
Flash Index (GN) : 54
Out Put Control : Full to 1/8 – stepless
Recycling Time (S) : 3 S
Modelling Lamp : 100 W
Color Temperature : 5600 K
Flash Triggering Method : Test button, Infra Red, Syncro Cable
Kelengkapan lainnya: filter transparant (flash protection)
Material : keren, kokoh, rapi dan halus “finishing”nya.
Garansi Resmi Distributor : 1 tahun. Service centernya di Jakarta.
Suku cadang lampu : tersedia setiap saat

b. Power Pack & Tas (1 unit) :
accu/aki kering

c. Cable Syncro (1 unit) :
untuk mentrigger lampu secara kabel

d. Charger & Line (1 unit) :
untuk ke listrik dan penyala rokok dimobil ( two mode)


tambahan lainnya :
2. Wireless Trigger (1 unit) :
untuk mentrigger lampu secara wireless

3. Lamp & Umbrella Holder (1 unit) :
stand adapter untuk memasang lampu ke stand, serta payung

4. Stand power star, merk "Excell" (1 unit) :
Minimum Leght : 1000 mm
Maximum Lenght : 2800 mm
Power Star is made of steel.


Selain menggunakan Light Stand, Mobillite Tronic dapat di genggam dan jinjing.
jika "kokang"nya di tekan maka modeling light nyala. ada tuas pengunci juga.


Mobilite ini dalam studio tetap dapat dipergunakan, pasang chargenya dalam kondisi Power Pack tidak kosong (masih ada sedikit energy), dan jika ingin mentriger pakai flash ekternal atau ir trigger, pindahkan switch ke posisi normal (indoor).

Charge untuk mengisi Power dilakkukan selama 8 s/d 12 jam (ada lampu indikator).

sisanya baca di manual brosur pada paket


Hasil Foto:
Mencoba aksi "Mobillite Tronic" 400 w, dalam 1 point lighting.  Setelah gue charge 8 s/d 12 jam...lampu indikator nyala semua.

Test pertama, jepret asal saja untuk latihan, melihat recycle time dan ketahanan power pack.
reclyle time sekitar 3 s/d 5 detik.
pakai sekitar 100 shutter....lampu indikator turun 2 baris dari 6 lampu indikator (foto paling bawah tread ini).

Test Kedua, gue diamin selama 3 hari dari test pertama diatas, terus cek lampu indikator power pack, masih tetap turun 2 baris....hmmmm mantep...tidak mubazir ya sudah charge lama, masih disimpannya.

motret anak gue (Khalil 5 th) main basket ahhhh..........kebetulan di undang famili ada acara reuni di halaman rumahnya.


Jam 3 sore.....langit cerah sedikit mendung, foto Tanpa Flash (avaliable light), nih hasilnya...asikkkkk......Khalil berpose dgn bola basket.


Setelah asik dgn available light, Khalil istirahat, sementara gue persiapin mobillite tronic 400w


Ayo Khalil....motret lagi ya....


Pakai mobillite Tronic 400w satu titik, hmmmm....kalau dibanding dgn yg Tanpa Flash (avaliable light) diatas tadi...detail dan warna foto ini lebih keluar, serta cahaya pada POI dan BG dapat di kontrol.

untuk menghindari "flat" hindari pakai flash arah muka, lebih baik diposisi kiri-kanan dll.



Yuk kombinasi Key Light

Khalil lagi persiapan...


Test-test....1-2-3 katanya...


Yeaahhhh


Cool.......hehehe


"Cape pa"...kata Khalil ke gue... "mana janji es krimnya" hehehe


Disini gue banyak motret Khalil sekitar 40 an frame, dan ditambah 100 an pengetesan tamu pada acara reuni famili gue dihalaman rumahnya.
total gue pakai sekitar 150 an shutter.

Nah Lampu Indikator Turun satu lagi (jadi total 3 dari test pertama)

Kesimpulan :
1. Total 800 shutter, bahkan lebih dari catatan pabrik (power pack full charge), benar adanya.
Pertama saja pas gue test lampu Indikator cepat turun (2 baris), test kedua lampu indikator lama turunnya.

Lampu Indikator setelah Test Kedua

2. Untuk hemat energi, penggunaan mayoritas "Flash" saja (cahaya putih 400w), dan "Modeling Light"nya (yg nyala terus, cahaya kuning 100w) pakai seperlunya, jangan sering-sering.

3. Jika anda merangkap sebagai videografer, dapat merekam video liputan anda dgn "Modeling Light" 100w nya.  Asik kemampuan mobilitasnya, "kokang" pada senjata flashnya adalah alat untuk menyalakan lampu spot (modeling light) nya, bisa juga dikunci dgn mengaktifkan tuas penguncinya.

4. Bagi yg biasa bermain Flash Off kamera (strobist) mobillite ini cocok menjadi tahapan advance, asil untuk main light, kicker light dll, pancaran cahaya luas dan dapat diatur karena, dia mirip lampu studio, bisa pasang sofbox, payung dll.

5. Cocok juga digabung dgn lampu studio indoor anda.

6. Pokoke asik deh......


Semua contoh foto diatas tidak olah digital.
Klik difoto-foto diatas untuk Zoom.
kamera : Nikon D40, lensa kit 18-55 dan 105mm fix nikon
waktu motret : Jam 3 an siang.....langit cerah sedikit mendung




PAKET FLASH OUTDOOR "MOBILLITE TRONIC" Rp 4.500.000,- PAS (no ongkir)

nb:
1. Barang 100% new. Paket boleh dibeli tanpa pakai wireless trigger, lamp holder & lightstand. Rp 3.800.000,-
2.  Atau dapat menambah power pack/baterai, payung, sofbox, tas, bg dan lainnya ( Rp call )
3. Untuk pembeli Jakarta "br" bisa dilihat and test flash di tempat gue (Rumah Bekasi Barat, dari arah Jkt samping Pondok Kopi Jak-Tim, dari Bekasi samping fly over pasar Kranji)
4. Free konsulting dan sharing knowledge :P
5. Paket bisa dikirim (ke wilayah keinginan buyer).


Nicko Darwis